BRMP Perkuat Peran Indonesia dalam Aksi Iklim dan Pasar Karbon Pertanian di Kawasan Asia-Pasifik
Vietnam, 14 Oktober 2025 — Sektor pertanian dan pangan di Asia-Pasifik kini menghadapi tantangan besar akibat perubahan iklim, dari banjir, kekeringan, hingga pergeseran pola cuaca. Namun di balik tantangan itu, tersimpan peluang besar untuk beradaptasi dan menekan emisi melalui teknologi cerdas iklim, pembiayaan hijau, dan kebijakan yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam aksi iklim global, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) dan Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) ikut ambil bagian dalam Asia-Pacific Regional Workshop on Scaling Climate Solutions in Agrifood Systems yang diselenggarakan oleh FAO dan mitra internasional di Hanoi, Vietnam (6–10 Oktober 2025).
Dalam forum ini, BRMP berbagi insight tentang bagaimana Indonesia mengelola dan berbagi data, serta memanfaatkan digital tools untuk memantau sistem agrifood — mulai dari produksi hingga emisi pertanian — guna mendukung transformasi menuju sistem pangan yang tangguh dan rendah emisi.
BRMP juga mendorong penguatan kesiapan nasional terhadap mekanisme pasar karbon (Article 6 Perjanjian Paris), memperluas kolaborasi lintas negara Asia-Pasifik, dan mendukung penyusunan peta jalan pasar karbon sektor pertanian nasional.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Indonesia untuk membangun sistem pangan yang tangguh iklim, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat suara kawasan dalam menuju COP30 dan aksi iklim global.